warga-menggunakan-air-selokan-yang-kotor-300x170 SOSIAL POLITIK  Kekeringan di Garut Memaksa Warga Konsumsi Air Selokan

Waga Kampung Panyingkiran saat memanfaatkan air selokan untuk kebutuhan sehari-hari, foto Kus

Gapura Garut ,- Musim kemarau panjang yang hingga kini masih dirasakan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat belum menunjukan akan segera berakhir. Penderitaan warga yang mengalami kesulitan pasokan air bersihpun masih terus berlanjut.

Sebagian besar  warga di Kampung Keresek, Desa panyingkiran Kecamatan Cibatu sudah dalam beberapa bulan terakhir ini terpaksa harus menggunakan air penampungan dari selokan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari seperti mandi dan mencuci perabitan rumah tangga, bahkan sebagian terpaksa mengkonsumsnya untuk air minum.

“Kami terpaksa tidak memiliki pilihan lain, kecuali mengkonsumsi air dari selokan cipacing dan menampungnya dibawah jembatan ini”, Kata Yati salah seorang warga yang setiap hari memanfaatkan air selokan tersebut untuk berbagai kebutuhan.

Menurutnya, sejumlah sumber mata air dikampung mereka sudah lama tdak dapat mengeluarkan air semenjak musim kemarau melanda pada beberapa bulan terakhir ini.

“Sejak awal musim kemarau juga kami sudah kekurangan air bersih dan ini memang selalu terjadi hampir setiap tahun saat musim kemarau tiba”, Ungkapnya.

Yati menambahkan sejauh ini pihaknya juga belum pernah mendapatkan suplai air bersih dari pihak pemerintah seperti yang terjadi pada beberapa daerah lainnya.

“Sampai saat ini  sama sekali belum ada suplai air bersih dari pihak pemerintah, makanya mau bagai mana lagi, air sumur dirumah sudah lama kering, sedangkan pakain kotor harus di cuci, ya mau tidak mau harus memangfaatkan  air selokan biar keruh juga”, Paparnya.

Yati dan sejumlah warga lainnya berharap pihak Pemerintah Kabupaten Garut tanggap dengan kondisi yang mereka hadapi saat ini dan dapat segera membantu  memberikan suplai kebutuhan air  bersih tersebut.***Kus Kus Markuseu

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang