Pasukan cangkul Tim Tanggap Darurat Bencana (TPDB) Kabupaten Purwakarta dipimpin langsung Bupati Dedi Mulyadi melakukan aksinya dilokasi banjir Subang, foto DR

Pasukan cangkul Tim Tanggap Darurat Bencana (TPDB) Kabupaten Purwakarta dipimpin langsung Bupati Dedi Mulyadi melakukan aksinya dilokasi banjir Subang, foto DR

Gapura Purwakarta ,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mengirimkan  100 orang relawan yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana (TTDB) Kabupaten Purwakarta.

Para relawan tersebut akan diterjunkan langsung ke lokasi banjir bandang di Desa Sukakerti Cisalak Kabupaten Subang. Tim Tanggap Darurat ini juga pernah diterjunkan Pemkab  Purwakarta saat membantu korban bencana banjir di Kabupaten Bandung Jawa Barat.

“Para relawan ini adalah para tukang cangkul nantinya akan membantu warga korban banjir untuk membersihkan puing-puing yang diakibatkan oleh banjir bandan,” Kata Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta, belum lama ini.

Bupati Dedi Mulyadi yang memimpin langsung relawan ini juga menegaskan jika dirinya sengaja membentuk relawan dalam rangka antisipasi bencana banjir di Bandung.

“Mengingat di Purwakarta umumnya Jawa Barat merupakan salah satu daerah rawan bencana. Saya memanfaatkan sumber daya yang ada untuk kemanusiaan. Sifat kemanusiaan itu tidak mengenal batas teritorial. Maka saya bawa para relawan kesini untuk membantu warga disini meskipun berlainan Kabupaten.”Ugkap Dedi ditemui wartawan saat berada dilokasi bencana.

Menurutnya, dalam peristiwa bencana  yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah pasca bencana karena warga akan sangat membutuhkan tenaga dan bantuan ekstra untuk melakukan perbaikan lingkungan mereka.

“Mereka para korban bencana butuh untuk membersihkan lumpur bekas banjir, puing-puing pepohonan. Warga disini harus melanjutkan hidup. Mereka butuh tenaga untuk memulihkan diri dan lingkungannya. Semoga pasukan cangkul yang saya bawa dapat membantu warga disini,” Tandasnya.

Selain membawa 100 orang tukang cangkul ke lokasi bencana, Dedi juga membawa sejumlah paket bantuan untuk didistribusikan kepada warga korban banjir.

“Ini bagian dari solidaritas saja. Purwakarta dan Subang kan bertetangga. Saya juga lahir di Subang. Sudah sepantasnya kami dari Purwakarta datang untuk membantu warga Subang.” Pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya banjir bandang yang melanda Kampung Cihideung Girang Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, Pada Senin 23 Mei 2016 lalu telah merenggut 6 orang korban tewas serta  menyebabkan 32 rumah rusak dan 385 warga diungsikan ke tempat aman. ***Deni Ramdhani

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com