Rombongan study Bunding Kabupaten Pali berpoto bersama Muspika Leles, foto Kus

Rombongan study Bunding Kabupaten Pali berpoto bersama Muspika Leles, foto Kus

Gapura Garut ,- Badan Pemusyawarahan Desa (BPD) dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Se-Kabupaten Pali, Propinsi Sumatra Selatan, memilih Kabupaten Garut untuk melakukan study banding dalam rangka menciptakan aparatur Pemerintah Desa dan Bumdes menuju Desa mandiri.

Lokasi yang dijadikan study bunding rombongan Kabupaten Pali tersebut di Garut memilih Desa Cangkuang,  Kecamatan Leles,  Kabupaten Garut, baru-baru ini.

Rombongan Kabupaten Pali yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut dari dipimpin oleh Camat Kecamatan Pangkal, Kabupaten Pali,  Aban Hasmoni yang diterima langsung oleh Camat Kecamatan Leles Asep Suhendar serta unsur Muspika setempat.

Kepala Desa Cangkuang Asep Nandang mengucapkan terimaksih kepada seluruh rombongan serta pemerintah Kabupaten Garut yang telah mempercayakan pihaknya untuk menerima rombongan dari Kabupaten Pali Sumtra Selatan tersebut.

“Kami sangat senang dengan adanya kunjungan saudara saudara kami dari Propinsi Sumatra Selatan ke Desa Cangkuang. kunjungan ini dengan sendirinya akan menambah tali persaudaraan dan saling bertukar pengatahuan”, Ungkap Asep.

Asep juga memaparkan sekilas tentang Desa  Cangkuang dimana terdiri dari 16 RW, 48 RT dan memliki BUMdes yang dikelola semenjak kepemimpinannya.

“BUMdes yang ada disini ada yang bergerak dibidang  Kerajinan tangan, Catring, Jasa  Rakit, produksi air miniral dan lainnya”, tuturnya

Sejauh ini lanjut Asep sejumlah tamu yang  pernah berkunjung ke Desa Cangkuang dalam rangka study banding,  selain dari Propinsi Sumatra Selatan juga dari Kalimantan tengah, Sulawesi Selatan, Kabupaten Pangandaran dan dari kabupaten Cianjur.

Sementara itu Camat Pangkal Aban Hasmoni juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pemerintahan Kabupaten Garut khusunya di Kecamatan Leles yang telah bersedia menerima pihaknya bersam rombongan.

“Terimakasih sudah menerima kami dengan sangat meriah dan di sambut dengan kesenian tari adat sunda, ini sangat berkesan bagi kami”, Kata Aban.

Ia juga menegaskan maksud dan tujuannya  ke Desa Cangkuang selain untuk bersilaturahmi, juga untuk menambah pengatahuan di bidang aparatur Pemerintahan Desa dan Kemasyarakatan serta  belajar membangun BUMdes.

“Ilmu yang di dapat di Desa Cangkuang ini bisa dimanfaatkan di tempat kami karena Kabupaten Pali baru berumur 3 tahun sehingga masih perlu menambah ilmu dan wawasan”, Jelasnya.***Kuskus Markuseu

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com