Diky Chandra dan Rani Permata tengggelam dalam keubutan warga yang berebut menyalaminya, foto jmb

Diky Chandra dan Rani Permata tengggelam dalam keubutan warga yang berebut menyalaminya, foto jmb

Gapura Kota Tasikmalaya ,- Tinggal menyisakan waktu kurang dari lima pekan, pendaftaran Bakal calon Walikota dan wakil Walikota Tasikmalya ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat segera dibuka.

Berdasarkan jadwal yang tertera di KPUD  Kota Tasikmalaya pasangan calon mulai bisa mendaftar pada tanggal 19 hingga 21 September 2016 mendatang.

Suhu politik semakin dinamis dengan berupaya saling pasang pengaruh untuk mendapatkan posisi aman dengan dukungan yang solid dan besar dari masing-masing parpol terhadap pasangan calon yang akan diusungnya.

Sejumlah kekuatan politik yang ada di Kota Tasikmalaya terus bergrilya mencari peluang untuk meraih dukungan baik penguatan pada koalisi partai yang sudah terbangun maupun penguatan dukungan terhadap calon yang hingga kini masih belum memaketkan pasangannya.

Penjaringan bakal calon yang masih dilakukan oleh beberapa partai politik Kota Tasik masih menjadi incaran para bakal calon baik yang belum memiliki pasangan maupun yang sudah berpasnagan seperti, Budi-Yusuf dan Dede-Asep.

“Dede dan Asep masih ikut bursa penjaringan calon di PKB maupun PAN dengan harapan bisa sama-sama mengusungnya,” kata Ade Ruhimat Presidium pemenangan pasangan Dede-Asep, kepada wartawan, Kamis (25/8/2016).

Murut Ade langkah yang diambil pihaknya dengan membiarakn balon yang diusungnya untuk tetap mengikuti penjaringan calon diparpol lain diluar koalisi untuk mengantisipasi hilangnya anggota koalisi, dan untuk menambah gerbong Koalisi agar semakin kuat.

“sengaja kami membiarkan Dede-Asep ikut penjaringan di parpol lain, agar ada tambahan pengusung dari PKB dan PAN”, Tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PBB Kota Tasik Asep Deni Adnan Bumaeri mengakui jika pihaknya juga  bersama Koalisi Umat dimana ada  PAN dan Nasdem, terus intens menjalin komunikasi politik dengan partai lain diluar koalisi.

“kami harus mengamankan posisi koalisi dengan menambah jumlah pendukung koalisi. Salah satunya dengan PDIP yang aktif mengajak kami bergabung. Dan tawaran PDIP ini bagus sekali karena belum mengajukan nama tapi koalisi dulu,”Ungkapnya.

Terkait ajakan PDIP tersebut, lanjut Asep pihaknya belum berani mengambil keputusan karena mesti melihat terlebih dahulu perkembangan yang ada.

“Yang jelas Diky Chandra harus diamankan tiketnya agar bisa ikut Pilkada, Itu fokus kami saat ini,”Tegas Asep kepada wartawan

Asep menambahkan saat ini sangat wajar jika  semua partai sedang melakukan komunikasi intensif lintas koalisi partai untuk mengantisipasi agar tiket KPU tidak berkurang.

“di koalisi umat yang sudah solid sampai tingkat DPW juga masih terus menjalin komunikasi dengan parpol-parpol lainnya untuk menguatkan dukungan tentu saja.  Faktanya semua memang saling mengantisipasi karena khawatir keputusan di daetah berbeda dengan pusat,” Tandasnya.***TGM

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com