Gapura Garut ,- Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat menyebutkan Konstruksi aliran air Sungai Cimanuk, sangat curam, sehingga membuat aliran air mengalir ke bawah begitu cepat.

“Faktor curah hujan yang besar pada periode pendek secara umum menjadi pemicu banjir. kedua kondisi kontur aliran sungai Cimanuk yang curam jadi pemicu juga karena air itu cepat datang dari atas,” Kata Anang Sudarna Kepala BPLD Jawa Barat baru baru ini kepada wartawan terkait banjir bandang Garut.

Menurut Anang warga yang tinggal di bantaran sungai Cimanuk seharusnya menyadari bahwa bahaya yang sewaktu-waktu datang mengancam keselamatan mereka senantiasa mengintai.

Namun apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, bencana banjir telah memporak porandakan semuanya.

“ini menjadi PR bagi pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Garut untuk menata ulang kondisi tempat tinggal warganya,”Ungkapnya.


Cimanuk dikatakan Anang adalah sungai terburuk se-Indonesia. Karena jika dilihat dari Koefisien Rejim Sungai (KRS) sungai ini berada pada nilai 771. 

“Dimana saat musim kemarau sungai akan menyusut kebalikannya saat musim hujan sungai akan meluap,” kata Anang senagaimana dilansir detiknews.com

Anang mengatakan volume debit air sungai pada saat kejadian banjir tidak sebanding dengan kapasitas penampung air. 

Dengan curah yang besar ditambah air yang datang dari hulu melimpah ruah, terjadilah terjangan banjir yang merusak pemukiman warga yang tinggal disepanjang aliran sungai.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Booking Hotel di Garut? Hayukagarut.com