ciamis_dedi-pemkab-ciamis-cegah-paham-deradikalisme-isis-4-_kasbid-polmas-polda-jabar_-001_0001-300x225 SOSIAL POLITIK  Agustiana Sebut Dua Kader PDIP Abdy Yuhana dan Jeje Wiradinata Layak Maju Pilgub Jabar

Jeje Wiradinata Bupati Kabupaten Pangandaran, foto Dedi Kuswandi

Gapura Garut ,- Forum Peduli Masyarakat Jawa Barat mengusulkan dua nama kader PDI Perjuangan untuk maju dalam Pilgub 2018. Kedua nama tersebut yakni Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Abdy Yuhana dan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata.

Menurut Agustiana Koordinator wilayah Priangan Timur Forum Peduli Masyarakat Jawa Barat, menyebutkan pihaknya tengah menyeleksi calon-calon pemimpin yang berasal dari PDI Perjuangan. Nama-nama yang dimunculkan pun dinilai luput dari pemberitaan sejumlah media.

“Pilgub di Jawa Barat akan berbeda dengan Pilgub di Jakarta. Ada 40 juta warga yang akan memberikan hak pilihnya sehingga harus diberi pilihan calon pemimpin yang berkualitas. Kami ingin memunculkan nama pemimpin yang tak hanya muncul di media,” Kata Agustiana kepada wartawan, Senin (24/4/2017).

Agustiana menegaskan jika kedua nama yakni Abdy dan Jeje bisa menjadi pilihan masyarakat untuk bersaning di Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

“Pemilihan keda kader PDI Perjuangan ini berdasarkan beberapa pertimbangan. Di antaranya usia yang masih muda dan rekam jejak yang baik. Jeje itu membangun karir politiknya dengan upaya yang keras. Mulai dari Wakil Bupati Ciamis sampai terpilih menjadi Bupati Pangandaran. Jadi tidak instan,”Ungkapnya.

Sedangkan Abdy, tutur Agustiana, merupakan seorang kader yang kini memimpin ikatan alumni GMNI. Pria yang berasal dari Indramayu itu juga seorang dosen dan memiliki intelektualitas yang mumpuni.

“Sampai sekarang masih dua nama dari PDI yang muncul. Tapi kami juga tengah menyeleksi nama-nama lain yang bisa dicalonkan menjadi gubernur dan wakilnya,” katanya.

Sementara itu sekretaris PDI Perjuangan Jawa Barat, Abdy Yuhana saat disinggung terkait pengusungan dirinya menjadi calon gubernur masih enggan berkomentar banyak. Apalagi PDI belum membuka pendaftaran calon gubernur dan wakilnya.

“Semua keputusan diserahkan ke DPP. Sekarang PDI masih fokus menyiapkan Pilkada serentak. Apalagi ada 16 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak,” ujar Abdy usai memberi materi di salah satu kampus di Garut.

Abdy menambahkan, PDI kemungkinan akan mengusung kader sendiri karena sudah memenuhi persyaratan 20 persen suara di legislatif. Namun semuanya masih melihat dinamika.

“Calon yang akan diusung harus yang diterima masyarakat, punya ketokohan dan dekat dengan masyarakat. Nanti dilihat setelah pendaftaran,” katanya.

PDI Perjuangan, lanjut Abdy, tak akan ikut arah partai lain karena mempunyai mekanisme berbeda. Para calon yang mendaftar juga akan disurvei kepada masyarakat.

“Bulan Agustus dan september bisa keluar nama. Soalnya pendaftaran calon bisa dilakukan pada akhir tahun,”Tukasnya.***Marwij

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang