Gapura Garut ,- Ratusan karyawan PT Cahaya Terang Abadi yang berada di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar aksi unjukrasa memprotes sejumla kebijakan perusahaan yang dinilai merugikan para karyawan, Senin (14/8/2017).

Aksi para pekerja perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan rambut palsu itu dilakukan karena hak-hak normatif karyawan selama inu tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Menurut Diki Nur Permadi, Ketua Karang Taruna Desa Mekarbakti, Kecamatan Kadungora yang berusaha membantu para karyawan menyebutkan selama ini para karyawan setelah bekerja selama dua minggu hanya diberikan libur satu kali saja.

Selain itu sarana dan fasilitas perusahaan seperti air minum, bahkan tempat mereka berwudhu juga Mushola untuk tempat Sholat  tidak tersedia.

“Hal lainnya yang sangat tidak etis ternyata setiap terjadi mati lampu para karyawan akan dipotong gaji dan slip gajinya juga tidak diberikan oleh pihak perusahaan. Uang lembur juga tidak diberikan sesuai aturan dan gaji pokok yang semula Rp 50 ribu malah kemudian berubah menjadi Rp 44 ribu, ini miris sekali,” ungkapnya.

Pihak perwakilan karyawan sempat melakukan mediasi yang diwakili Kapolsek Kadungora, Kompol Apri Rahman dan tuntutannya diharapkan dapat disampaikan kepada pihak perusahaan.

Sementara itu pihak perusahaan sendiri, diwakili oleh salah seorang pegawainya berjanji akan menindaklanjuti dan mempelajari permasalahan terkait tuntutan karyawan tersebut.***JMB

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang