Foto-Beko-300x225 SOSIAL POLITIK  Pemkab Garut Kebut Pembangunan Sarana Olah Raga Ciateul

gambar Ilustrasi, foto Istimewa

Gapura Garut ,- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) Kabupaten Garut H Uu Saepudin menyatakan pihaknya terus menggenjot pembanguan Sarana Olah Raga (SOR) Ciateul yang berada dikawasan Kecamatan Tarogong Kidul Garut.

“Sesuai ketentuan baru, pembangunan tersebut baik mulai perencanaan hingga penerima manfaat kini berada dibawah Dinas PUPR, dulunya memang berada di Dinas Pemuda dan Olah Raga,”Kata Uu Saepudin saat dikonfirmasi, Selasa (26/9/2017).

Uu tidak menampik saat dilaksanakan Dispora ada dua bangunan di komplek SOR tersebut dimana satu bangunan selesai dan satu bangunan lainnya sempat mangkrak.

“Kami PUPR tidak mengetahui penyebabnya, namun intinya saat ini sudah diambil alih oleh Dinas kita dan dalam proses penyelesaian, tentu saja sebelumnya dilakukan berbagai tahapan audit dan penyelesaian administrasi sehingga tidak ada kendala hukum akibat pembangunan sebelumnya,”ungkapnya.

Menurut Uu, pihak Pemda Garut kini telah menganggarkan Rp.25 miliar lebih untuk pembangunan SOR tersebut yang meliputi beberapa bangunan sarana olah raga, Art Centre dan Cut and Fill untuk lahan yang akan diperuntukan pembangunan stadion pada tahap berikutnya.

“Kalau perencanaan yang kita buat kedepan selain ada sejumlah bangunan sarana olah raga termasuk banguna yang sudah selesai, nantinya akan dibangun juga Stadion sepakbola, namun karena butuh anggaran yang sangat besar, saat ini baru pada tahap Cut and Fill, seperti yang bisa disaksikan saat ini,”Tuturnya.

Uu berharap sebelum kelengkapan sarana olah raga tersebut rampung dibangun sesuai perencanaan, dalam waktu dekat bisa menjadikan kawasan SOR Ciateul tersebut sebagai ruang terbuka umum seperti ada jogging trek dan juga ruang terbuka hijau sebelum akhirnya akan dibangun Stadion yang megah.

“Membangun stadion itu untuk yang biasa saja membutuhkan anggaran minimal Rp 150 miliar-an, namun jika ingin semegah Stadion Gedebage misalnya, minimalnya butuh angrana antara Rp 800 miliar hingga 1 triliun lebih,”Paparnya.

Dengan kondisi dan kemampuan anggaran yang tersedia saat ini, lanjut Uu pihaknya berharap kompleks SOR itu dapat terlihat menjadi salah satu pusat kegiatan umum masyarakat untuk mengurangi beban pusat kota dan lapangan terbuka Merdeka pada setiap akhir pekan.***JMB

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang