Gapura Garut ,- Setelah sempat ramai dimedia terkait janji memberikan Pompa Air bagi seorang warga penyandang cacat di Kecamatan Banyuresmi yang dijanjikan Bupati Garut Rudy Gunawan beberapa bulan lalu, akhirnya melalui salah seorang perangkat desa Rudy Gunawan mengutusnya untuk menyampaikan bantuan pompa sekaligus membayar janjinya.

Penyerahan bantuan pompa air tersebut diserahkan Agung salah seorang perangkat desa utusan Bupati Rudy Gunawan langusung kepada  Sartinah warga Kampung Parigi RT01/01 Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Rabu (04/10/2017).

Mewakili Bupati, mengharapkan agar alat yang diberikan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan sehari-harinya.

Diberitakan sebelumnya, nasib perempuan bernama Satinah (52) salah seorang warga yang memiliki keterbatasan fisik bawaan memang masih belum beruntung. Sebelumnya  warga Kampung Parigi, Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi Garut, Jawa Barat, ini sempat dijanjikan bantuan pompa air oleh Bupati Garut Rudy Gunawan beberapa bulan lalu saat memberikan program Ramadan bersama organisasi wartawan di Garut.

Namun hingga kini janji orang nomor satu di Garut tersebut ternyata masih belum juga direalisasikan padahal Satinah sebeumnya mengaku sangat senang mendapatkan perhatian dari pucuk pimpinan pemerintahan di Garut tersebut.

Terkait kondisi fisiknya yang memiliki kekurangan, Satinah mengaku adalah cacat yang dibawanya sejak lahir dan memang membuatnya tidak bisa berjalan sama sekali atau lumpuh.

Untuk menjalani aktivitas sehari-hari dalam berkegiatan di dalam rumah pun ia harus ‘ngesot’ saat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Beberapa waktu lalu kondisi tersebut pernah diekapose oleh sejumlah media, karena dalam keterbatasannya itu ia masih mau mengajari anak-anak di sekitarnya mengaji. Kemampuannya dalam mengaji sendiri memang diajarkan oleh ayahnya yang pernah mengenyam pendidikan pesantren  mesantren dan bekerja sebagai pegawai Kantor Urusan Agama (KUA).

Setelah diekapose sejumlah media massa, saat itu memang sempat menggugah hati pemimpin Garut, Bupati Rudy Gunawan untuk memberikan bantuan pompa air. Selama ini ia mengaku memang harus melakukan semua kegiatannya sendiri di rumah milik adiknya, karena memang tidak memiliki anak pun juga suami.

Kegiatan yang biasa ia lakukan tersebut, adalah mulai memasak, wudhu, hingga hal-hal lainnya yang biasa dilakukan oleh orang normal pada umumnya. Bantuan pompa air yang dijanjikan Bupati sendiri bukan tanpa alasan, selama ini ia memang harus menimba air dari dalam sumur secara manual meski dalam keterbatasan fisiknya.

Sejak dijanjikan bantuan pompa air, Satinah mengaku sempat menunggu-nunggu bantuan tersebut datang karena akan meringankan bebannya sehingga tidak harus nimba air lagi. Namun karena hingga saat ini janji tersebut tidak pernah ada, ia pun sudah tidak lagi mengharapkan bantuan tersebut dan pasrah saja.

“Sekarang kalau mau nimba air ya oleh saya sendiri saja, baik untuk wudhu atau untuk air kebutuhan lainnya. Kalau ada orang yang bisa dimintai tolong saya suka minta tolong agar ditimbain, karena sekarang kan fisik saya tidak sekuat dulu,” ujar Satinah saat ditemui Jumat (29/9/2017).***TGM

 

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang