Gapura Bekasi ,- Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang akan digelar tahun depan menjadi momentum penting bagi masyarakat Kota Bekasi. Berdasarkan survei yang dilaksanakan oleh Bekasi Institute (Center for Public Policy Research and Empowerment) menyebutkan bahwa masyarakat menginginkan pemimpin yang mampu memecahkan masalah ekonomi.

Hal tersebut terlihat dari poin pertanyaan yang dilontarkan mengenai alasan masyarakat memilih calon Walikota. Sebanyak 28,6 persen masyarakat menjawab mereka memilih berdasarkan kemampuan memecahkan masalah ekonomi.

Kemampuan memecahkan masalah ekonomi tersebut berada di urutan pertama, selanjutnya di posisi kedua masyarakat menjawab karena alasan berpengalaman 17,7 persen, orangnya perhatian pada rakyat sebesar 10,4 persen dan berjiwa sosial 9,1 persen.

Suvei yang dilaksanakan pada bulan November 2017 ini kemudian melontarkan pertanyaan lain kepada responden, yaitu tentang siapa yang sesuai dan menjadi alasan masyarakat memilih nama tersebut menjadi walikota.

Adapun hasilnya adalah kandidat Anggawira menempati urutan pertama yang dianggap mampu mengatasi masalah ekonomi. Jumlahnya yaitu 80 persen masyarakat yang mengatakan hal tersebut.

Anggawira sendiri cukup dikenal oleh masyarakat sebagai pengusaha yang tergabung dalam HIPMI serta menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi BPP HIPMI. Berkat keterampilan juga latar belakangnya dari bidang ekonomi, ia dianggap mampu memecahkan masalah ekonomi Kota Bekasi dan menjadi salah satu kandidat yang diunggulkan masyarakat Kota Bekasi.

Selain Anggawira, diketahui terdapat beberapa nama yang masuk kriteria masyarakat terkait kemampuan pemecahan masalah ekonomi. Yaitu, Puti Guntur Soekarno yang mendapat angka 50,0 persen, Rahmat Effendi 36,4 persen, Mochtar Mohamad 35,7 persen, H Solihin 33,3 persen dan Akhmad Syaikhu 24,5 persen.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang