Gapura, Pasti akan sedikit berbeda jika Anda kebetulan lewat ke Garut dan mampir di Toko atau Geral dan Uutlet oleh-oleh miliknya chocodot. Perbedaan itu akan sangat terlihat mencolok dalam ornamen Desain interior Gerai atau outlet yang Chocodot miliki, tentu saja sang owner harus merogoh kocek lebih dalam lagi.

Namun bagi Kiki Gumeler sang pemilik Brand chocodot itu semua ia lakukan semata-mata untuk memberikan sentuhan baru wisata berbelanja oleh-oleh yang benar-benar nyaman dan aman. Mari kita tengok dan perhatikan, Nuansa serba kecokelatan tentu akan lebih dominan menghiasi hampir semua toko dan outlet meski tidak semua bercorak itu.

Terkait dengan produk cokelat yang dihasilkan chocodot tentu lebih variatif lagi baik dari kemasan, rasa maupun yang lainnya.
Meski telah banyak varian cokelat yang dihasilkan, bagi gerai dan outlet chocodot digaru, cokelat isi dodol atau (chocodot) itu sendiri yang tetap jadi oleh-oleh favorit dari Kota Intan.

Tidak hanya itu, Lantaran keunikannya itulah Chocodot menjadi istimewa sehingga banyak diburu pembeli dari berbagai kota bahkan chocodot ini pun kerap meraih penghargaan dari berbagai event atau institusi terkait. Chocodot sudah mendapat seabreg penghargaan sejak di produksi tiga tahun lalu. selain beragam penghargaan dari dalam negeri, pada ertengahan Tahun 2011 lalu Chocodot dianugerahi gelar Product Niche dalam Tutto Food Milano World Food Exhibition di Itali, pameran dua tahunan yang diikuti produsen makanan dari 65 negara. Produk Niche adalah penghargaan buat produk yang melestarikan tradisi, inovatif, dan tentu saja laku di pasar.

Kiki Gumelar,adalah sosok dibalik sukses brand chocodot yang belakangan telah menjadi Indonesian Cokelat. Pria asal Garut yag biasa dipanggil Akang ini, memilih jalan sebagai pengusaha kuliner karena ingin pulang kampung dan mandiri. Rupanya setelah beberapa tahun bekerja di Yogyakarta sebagai konsultan cokelat. Lelaki berusia 32 tahun itu pun putar otak. Muncul ide merombak dodol ketan penganan khas Garut. Iseng-iseng camilan kenyal itu dicelupkan ke cokelat cair, ternyata jadi lebih enak, akhirnya Kiki-pun menjual makanan baru ini. Modalnya pinjam lagi dari orangtua lewat kartu kredit ibunya. Dana ini buat beli bahan baku dan menyewa toko kecil di kawasan Babakan Selaawi, Cipanas, Garut. Pada 19 Juli 2009, Chocodot diperkenalkan pertama kali dalam sebuah pameran yang digelar pemerintah daerah Garut.

Usaha barunya tak selalu berjalan mulus. Untuk meningkatkan penjualan banyak jenis promosi dilakukan, sampai lewat jejaring sosial Facebook. Sampai tidak pernah absen untuk ikut pameran, hingga akhirnya menarik perhatian Dicky Chandra, yang pernah menjadi Wakil Bupati Garut dan punya program pengembangan UKM. Kegigihan Kiki kali ini membuahkan hasil. Pemda Garut menjadikan Chocodot sebagai souvenir buat tetamu.

Bank-bank juga mulai melirik. Sukses mendapat 100 juta, Kiki berekspansi menambah peralatan, bahan baku dan membangun dua gerai. Dengan bendera UD Tama Cokelat, produksi per bulan memcapai empat ton cokelat dan dodol. Kini Chocodot memiliki lebih dari 30 varian, misalnya cokelat rasa cabai, brownies, dan pizza isi dodol.

Sukses dengan bisnis cokelat isi dodol yang ditekuninya, tidak membuat Kiki berjalan sendiri, ia pun terus memotivasi dan mengajak banyak penggiat usaha kecil menengah dibidang makanan ini untuk selalu berinovasi dan berkreasi.
untuk meyakinkan para pengusaha makanan rumahan digarut, Kiki menawarkan kosep maju dan berkembang bersama dengan membentuk Gabungan Produk Rancage Asli Garut (Gapura Garut), sebuah komunitas tempat sharing berbagai persoalan berkaitan dengan produksi dan peningkatan mutu makanan olahan mereka.

Sementara untuk peluang pemasaran dan standarisasi marketingnya Kiki juga membuat Lembaga Gapura Indonesia, dimana Lembaga ini lebih kepada tempat bernaungnya Perusahaan yang dimiliki para penggiat Usaha kecil menengah untuk Standarisasi dalam kemasan sehingga Produk-produk yang dihasilkan didalam kemasannya akan tercantum logo Gapura Indonesia (Gabungan Produk Juara). Bersama lembaga ini juga Kiki memberikan sertifikasi Uji Inovasi melalui Lembaga Uji Inovasi Goah Gumelar khusus untuk Produk-produk yang merupakan produk turunan dari produk bagus atas hasil inovasi.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang