pengusaha-abon-300x225 USAHA & PRODUK  Harga Daging Sapi Melabung Tinggi, Pengusaha Abon Ciamis Merugi

Novie Mustika Dewi, pegusaha abon sapi di Ciamis, foto Dedi Kuswandi

Gapura Ciamis ,- Melambungnya harga daging sapi yang menembus harga hingga 120 ribu rupiah per kilogram membuat produksi dan omset Usaha Kecil Menengah (UKM) Abon dan dendeng sapi di Rancapetir, Kabupaten Ciamis kelabakan dan merugi.

Mereka para pengrajin makanan olahan berbahan baku daging sapi tersebut terpaksa menghentikan produksinya lantara mahalnya harga daging sapi membuat harga jual abon akan semakin tinggi dan sulit untuk dapat diterima dipasaran. Mahalnya harga daging sapi juga telah membuat para pedagang daging sapi di Ciamis mogok berjulan.

“Sudah tiga hari ini kami tidak memproduksi abon, karena mahalnya daging sapi membuat kami sangat kesulitan untuk menjualnya nanti, udah gitu para penjual dagingnya juga mogok jualan”, kata Novi Mustika Dewi, pemilik usaha abon, Rabu (13/8/2015).

Menurut Novi semenjak mengalami kenaikan cukup tinggi, pasokan daging sapi dari para suplier terus menurun.

“biasanya saya mendapat kiriman hingga 100 kilogram perhari, kini untuk mendapatkan 80 kilogram saja sudah susah apalgi dengan harga tinggi seperti ini”, Ugkapnya.

Novie menambahkan sejauh ini para pengusaha abon dan para pedang daging sapi sudah sangat resah karena omset penjualan abon dan dendeng sapi langsung menurun hingga 30 persen akibat terpaksa harus ikut menaikan harga.

“pembeli jadi enggan karena harganya mahal, habis kalau kami juga tdak menaikan harga bagaimana bisa berproduksi dan akhirnya terpaksa menghentikan produksi untuk sementara waktu sampai harga daging stabil lagi”, Tuturnya.

Novie dan para pelaku usaha kecil menengah di Ciamis berharap pemerintah dapat bertindak cepat mengatasi permasalahan ini dengan mencarikan solusi terbaik bagi kembalinya harga daging sapi yang terjangkau oleh warga.***Dedi Kuswandi

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang