Tomat dan cabai, foto ilustrasi

Tomat dan cabai, foto ilustrasi

Gapura Garut ,- Kenaikan sejumlah kebutuhan pokok termasuk harga sayur mayur di Pasar Guntur Ciawitali Garut terus melambung tinggi. Kenaikan rata-rata harga sayuran di pasar tradisional ini setidaknya telah mencapai 50 persen.

Sejumlah warga terutama kaum ibu mulai mengeluhkan naiknya harga-harga tersebut karena sangat membebani biaya hidup sehari-hari mereka.

“Ini sangat membebani karena uang belanja kami sejauh ini tetap sementara harga-harga dipasar terus naik”, Kata Aisyah, (38) salah seorang ibu Rumah Tangga di Garut, Jumat (8/1/2016).

Aisyah juga mengeluhkan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dipasar tersebut sejauh ini melonjak tiba-tiba sehingga cukup mengagetkan karena tidak mempersiapkan sebelumnya.

“Harganya pada naik tiba-tiba gitu, jadi kami sama sekali tidak memperkirakan sehingga saat belanja hanya mendapatkan beberapa jenis belanjaan saja ebutuhan lainnya terpaksa ditunda”, keluhnya.

Salah satu komoditi sayuran yang harganya mengalami kenaikan tajam adalah berbagai jenis cabai dan bawang putih. Para pedagang mengaku, naiknya harga beberapa komoditi sayuran itu disebabkan oleh berkurangnya pasokan.

“Pasokannya kurang, sementara permintaan banyak. Akibatnya harga naik,” kata Mansur, 43, seorang pedagang sayuran Pasar Guntur, saat ditemui Jumat (8/1/2016)

Mansur mengatakan berkurangnya pasokan disebabkan karena pertanian sayuran, khususnya cabai, terganggu oleh cuaca hujan. Tingginya curah hujan, membuat beberapa daerah sentra penghasil cabai mengalami kegagalan panen.

“Sekarang pasokan hanya mengandalkan dari daerah Jawa Tengah saja,” ucapnya.

Harga berbagai jenis cabai sendiri telah naik sejak beberapa pekan terakhir. Untuk cabai merah gepeng, kini harga per kg-nya mencapai Rp45.000, dari semula hanya Rp15.000 per kg.

“Setelah itu cabai keriting merah. Tadinya harga per kg Rp15.000, sekarang menjadi Rp30.000. Cabai rawit hijau naik dari Rp10.000 per kg menjadi Rp25.000 per kg. Sedangkan bawang putih, harganya naik dari Rp15.000 menjadi Rp23.000 per kg,” sebutnya.

Mansur memprediksi kenaikan harga cabai dan bawang putih akan berlangsung hingga akhir Januari mendatang. “Mudah-mudahan pada bulan Februari nanti, panen di beberapa daerah sentra cabai dan bawang bisa memenuhi pasokan agar harga dapat normal kembali,” ujarnya***Bro

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com