Gapura Nusantara ,- Dua orang cedera dalam insiden tanah longsor di Mekah, pada Jumat malam kemarin, 18 September. Pemerintah Arab Saudi langsung menggelar investigasi.

Otoritas setempat mengatakan bahwa tanah longsor menyebabkan bangunan 4 tingkat di Batha Quraish runtuh dan melukai seorang pria dan wanita.

Musibah yang menimpa Mekah ini adalah yang kedua setelah sebuah crane jatuh dan menewaskan 107 jemaah yang sedang berdoa di Masjidil Haram.

Kondisi Mekah pada Jumat kemarin cukup padat, karena mereka akan memasuki waktu haji pada pekan depan.

Menteri Agama: tidak ada korban dari jemaah Indonesia

Menanggapi hal ini, Menteri Agama Lukman Saifuddin membenarkan bahwa ada berita tentang musibah tanah longsor di Mekah. Tapi ia masih mengkonfirmasi berita tersebut.

“Kebenaran kabar itu masih kita telusuri. Namun kalaulah benar, maka itu wilayah Batha Quraish bukanlah wilayah tempat jemaah haji kita tinggal,” katanya pada Rappler, Sabtu, 19 September.

“Tak ada satu pun hotel atau pemondokan jemaah kita di wilayah tersebut,” katanya lagi.

Ia memastikan dua orang yang cedera bukan warga negara Indonesia. “Sejauh ini tidak ada korban dari jemaah kita,” katanya. —Dikutif dari Rappler.com

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang