Gapura Bola, – Laga final Piala Bhayangkara beberapa waktu lalu telah menodai reputasi Dejan Antonic sebagai pelatih asing berlisensi UEFA Pro. Pelatih Persib itu secara berlebihan memprotes keputusan wasit dengan masuk ke dalam lapangan, sampai-sampai harus ditahan oleh pemainnya sendiri.

Setelah itu, Dejan mendapat banyak sindiran dari bobotoh melalui media sosial. Bobotoh kecewa karena Dejan tidak memberikan contoh yang baik sebagai pelatih asing. Banyak suporter Persib membandingkan sikap Dejan dengan pendahulunya Djadjang Nurdjaman yang sekalipun belum pernah memprotes keputusan wasit sampai masuk ke dalam lapangan.

Sindiran-sindiran Bobotoh ini tampaknya mengena di Dejan. Dia mengaku salah telah bertindak berlebihan, meski sampai sekarang masih tidak terima dengan keputusan wasit.

”Saat itu saya bicara pada wasit kalau bapak saya adalah wasit dan mantan pemain. Itu yang terkahir, saya tidak mau protes lagi,” janji Dejan, Minggu (17/4).

Di turnamen jangka panjang Indonesia Soccer Championship (ISC), Dejan berjanji akan lebih bersabar menghadapi keputusan wasit yang merugikan timnya. Sebagai buktinya, Dejan sudah menunjukkan pada saat Persib berlaga di turnamen Segitiga Ciamis.

”Mungkin semua sudah lihat waktu di Ciamis, saya diam, tidak ada protes. Saya akan menghargai keputusan wasit, kalau wasit mau itu saya setuju saja. Saya tidak mau cari masalah lagi,” tuntas Dejan.***Dikutif dari jppn.com

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang