razia-lappas-300x201 HUKUM & KRIMINAL  Bantu Kabur 6 Tahanan, Pembawa Gergaji Besi Masih Sesama Napi

Petugas Periksa satu persatu napi yang diguga terlibat pada kasus kaburny aenam Tahanan lapas Banjar, Foto Hermanto

Gapura Kota Banjar ,- Jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Klas III B Kota Banjar, Jawa Barat akhirnya berhasil mengungkap orang yang membawa gergaji besi kedalam kamar tahanan.

Berbekal gergaji bersi tersebut, enam orang tahanan titipan kejaksaan dalam kasus penipuan, masing-masing bernama Agus Wardiman, Mustari, Ahmad Apandi, Andar Srinuralam, Topan dan Yana,  berhasil melarikan diri dari dalam Lapas.

berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Lapas,  pembawa gergaji besi tersebut adalah Yayan (30) seorang tahanan penghuni Blok A terpidana kasus traficking. Yayan mengaku  menyuruh ibunya membawakan gergaji besi dari luar untuk dibawa kedalam lapas saat besuk.

Setelah berada di tangan Yayan, gergaji besi itu kemudian diberikan kepada Topan dan kawan-kawan.

Terungkapnya pembawa gergaji besi kedalam Lapas tersebut,  setelah kepala Lapas Banjar beserta anggotanya, Minggu (28/12/2014) malam, sekitar pukul 21.00 WIB mengintograsi dua diantara enam tahanan yang tertangkap yaitu Topan dan Yana.

Menurut pengakuan Topan alias Mayor, bahwa dirinya mengaku beserta lima temannya meminta sebuah gergaji besi kepada Yayan, untuk meloloskan diri dari lapas dengan cara memotong terali besi yang berada disalah satu sel ruangan tahanan blok A.

“Kami meminta gergaji besi tersebut kepada Yayan, lalu ia diberi imbalan berupa uang oleh kami sebesar 300 ribu rupiah,”Kata Topan saat diintrogasi petugas.

Sementara itu, saat ditanya terkait masalah ini, Yayan sempat mengelak telah membantu memberikan gergaji besi tersebut, namun setelah didesak oleh petugas, ia pun akhirnya mengakui.

“Saya terpaksa melakukan ini karena saya terlilit hutang dengan napi yang lain,”ujarnya.

Kepala Lapas Klas III B Kota Banjar Dadang Sudrajat mengatakan, terkait terungkapnya pembawa gergaji besi kedalam lapas, besok pihak lapas akan memanggil ibu dari Yayan.

“Terkait hal ini, kami akan memanggil ibunda dari Yayan untuk dimintai keterangan,”Imbuhnya.***Hermanto

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang