Gapura Nusantara ,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara lembaga mengaku tak mengetahui adanya rekaman pembicaraan yang disebut berisi upaya pelemahan KPK terkait penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Komisioner KPK, Johan Budi SP mengaku tak mengetahui rekaman tersebut. Mantan Juru Bicara KPK ini meminta agar hal tersebut dikonfirmasi kepada Pimpinan KPK Jilid III lainnya.

“Saya malah tidak tahu soal rekaman, rekaman apa ya? Coba dikonfirmasi sama Pak Pandu (Adnan Pandu), atau Pak Zulkarnain, atau Pak BW (Bambang Widjojanto),” kata Johan kepada wartawan, Senin (8/6).

Hal senada diungkapkan Plt Komisioner KPK lainnya, Indriyanto Seno Adji. Pakar hukum pidana ini menyatakan, secara lembaga pihaknya belum menerima laporan mengenai rekaman tersebut.

“Hingga saat ini pimpinan secara kelembagaan juga belum menerima laporan tersebut,” tegasnya.

Indriyanto juga enggan berkomentar saat ditanyai apakah nantinya pimpinan KPK siap memberikan rekaman tersebut jika diminta oleh MK.

Sidang Di MK

Sebelumnya, Koalisi masyarakat sipil pegiat antikorupsi yang tergabung dalam Satu Padu Lawan Korupsi (Sapu Koruptor) mendesak Mahkamah Konstitusi (MK), agar mendorong KPK membuka rekaman adanya rencana sistematis untuk mengkriminalisasi dan melemahkan lembaga antikorupsi itu.

Dalam sidang pengujian Undang-Undang (UU) KPK pada 25 Mei 2015, penyidik KPK Novel Baswedan memberikan kesaksian terkait adanya rekaman yang diperoleh KPK, yang menunjukkan adanya upaya pelemahan KPK melalui kriminalisasi pimpinan dan pegawai KPK. [F-5]***Dikutif dari sp.beritasatu.com

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang