Poto-Obor-edit-300x198 PERISTIWA SOSIAL POLITIK  Jelang Pilpres, Obor Lawan Obor

Tabloid Obor Rahmatan Lilalamin  Saat diedarkan diacara Kampanye JK di Garut (poto jmb).

Gapura Garut,- Persaingan perebutan Kursi Presiden dan Wakil Presiden diantara kedua kubu Capres- Cawapres semakin memanas, berbagai upaya penyampaian visi-misi baik dalam debat antar kandidat hingga hingar bingar kampanye terus bergulir.

Isu-isu hangat terus bermunculan baik yang menyangkut program kerja Capres-Cawapres hingga urusan pribadi bahkan isu-isu berbau back campaign terus gencar menjadi konsumsi keseharian sejumlah media Tanah Air. Bahkan sudah semakin sulit membedakan informasi media baik cetak maupun elektronik mana yang benar-benar netral maupun media yang terang-terangan dijadikan corong kedua kubu Capres-cawapres tersebut.

Seiring musim Kampanye Capres-Cawapres, Tabloid Obor Rakyat yang dinilai menyudutkan salah satu Capres tertentu telah beredar luas dikalangan pesantrean dari mulai perkotaan hinga-daerah-daerah terpencil. Keberadaan Tabloid Obor rakyat sendiri kini tengah ditangani Mabes polri terkait isinya yang dinilai sebagai sebuah bentuk kampanye hitam.

Terkait persolan tersebut,  Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny Frangki Sompie seperti dilansir sejumlah media on line tanah air mengajak kepada masyarakat agar pro aktif dalam menyerahkan Obor Rakyat yang sudah tersebar. Pengumpulan itu dapat dibantu oleh Ketua Rukun Tetangga, Rukun Warga, dan Lurah.
“Nantinya tabloid itu akan kami jadikan barang bukti untuk memperkuat proses penyidikan,” ujar Ronny saat ditemui di STIK, Jakarta, Rabu (25/6/2014)sebagaimana dilansir viva news. Seperti diketahui sebelumnya, isi tulisan dalam Obor Rakyat banyak menyerang Capres Jokowi Dodo bersama Partai pengusunnya.
Sementara itu, seperti ingin menjawab atau menandingi beredarnya Obor rakyat, dalam acara kampanye Cawapres Jusup Kalla di Garut Rabu (25/6/2014) sebuah Tabloid bernama Obor Rahmatan Lilalamin dibagi bagikan pada masa yang mendatangi lokasi Kampanye JK di Gedung Intan Balarea Kecamatan Tarogong Kidul Garut.
Menurut Khaerul, salah seorang petugas yang membagikan Tabloid Obor Rahmatan Lilalamin tersebut, menampik jika terbitnya Tabloid tersebut sebagai sebuah tandingan atas beredarnya Tabloid Obor rakyat yang telah menyudutkan Capres Jokowi.
Namun demikian Khaerul juga tidak membantah hadirnya Tabloid Obor Rahmatan lilalamin  adalah bagian dari upaya Dakwah untuk meluruskan opini yang berkembang tentang tuduhan-tuduhan terhadap Joko widodo sebagai salah satu Capres.
“Ini edisi perdana terbit secaran nasional, sebenarnya tidak bermaksud menandingi Tabloid lain,ini hanya meluruskan yang tidak benar serta dapat dijadikan  dakwah dalam mendudukan persoalan yang sebenar-benarnya”. Ungkapnya.
Khaerul menegaskan isi dari Tabloid Obor Rahmatan lilalamin lebih banyak mengetengahkan tentang pandangan para tokoh dan kiayi-kiayi besar tentang sosok Capres Joko Widodo.”Lebih banyak memuat tentang pandangan para kiayi tentang Jokowi dan tidak menjelek-jelekan pihak-pihak lain”.Tegasnya.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang