pkl-garut-300x125 PERISTIWA USAHA & PRODUK  Bupati Garut  Pastikan Relokasi PKL Nopember
Gapura Garut ,- Keberadaan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menyesaki kawasan pusat kota Garut, semakin membuat tidak nyaman bagi siapun yang hendak berbelanja atau menikmati jalan-jalan di Pusat Kota Intan tersebut.

Sejumlah pihak mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah Kabupaten Garut untuk menata dan membersihkan kawasan pusat Kota dari membanjirnya para pedagang kaki lima yang jumlahnya terus bertambah, bahkan sudah tidak ada lagi ruang yang rapi disetiap sudut kota ini.

Jaelani (47) salah seorang warga Garut yang telah lama bermukim di Jakarta mengaku kaget dengan semrawutnya pusat kota  Garut saat ini,”saya lihat dari tahun ketahun setiap saya pulang kampung  ke Garut, pengkolan ini makin semrawut dan kusam saja”. ungkapnya saat dimintai tanggapannya Jumat (11/7/2014).

Menurutnya, pemerintah memang harus tegas menegakan aturan, namun juga harus cerdas dan tepat  mencarikan solusi untuk alternatif lokasi para PKL ini.

Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan, saat dimintai tanggapannya  memastikan seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Ahmad Yani akan pindah ke kawasan Pajagalan, Jalan Guntur, pada bulan Nopember mendatang.

“Pada proses pemindahan itu, PKL mau tidak mau harus mematuhinya. Jika tidak, berarti melawan simpul negara. Ada undang-undang yang mengatur,” kata Rudy, Jumat (11/7/2014).

Rudy mengaku sudah memiliki cara untuk menangani para PKL tersebut. Kendati kini jumlah PKL di jalan protokol itu bertambah semakin banyak, dia menegaskan hal tersebut bukan sebagai sebuah masalah.

“Meski ada penambahan, tetap ada caranya. Siapa mereka (PKL) itu. Kami tidak takut kalah. PKL sudah terprovokasi. Mereka harus taat aturan,” ujarnya.

Meski tempat relokasi yang baru lokasinya sangat terbatas untuk menampung seluruh PKL yang ada saat ini, namun Rudy bertekad tetap akan memindahkan mereka. sejauh ini menurutnya data PKL sudah berada dipihaknya. “Kita juga punya datanya. Jadi, biarkan saja mereka saat ini berjualan dahulu,” pungkasnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang