Gapura Garut ,- Suara penolakan terhadap berbagai gerakan ataupun bentuk kehadiran gerakan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) diwilayah Kabupaten Garut, Jawa barat terus berlangsung.

Senin (18/8/2014) Pagi, warga bersama berbagai unsur terkait dikecamatan Banyuresmi menggelar deklarasi penolakan ISIS yang dihadiri  sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, ulama, dan aparat pemerintah Kecamatan Banyuresmi.

Deklarasi penolakan penolakan ISIS tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati HUT RI ke-69. Sebelum memulai jalan santai, seluruh elemen masyarakat membubuhi tanda tangan diatas kain putih sebagai bentuk penolakan terhadap berbagai bentuk gerakan  ISIS di Kabupaten Garut khususnya di kecamatan Banyuresmi.

Ketuan MUI Banyuresmi, Abdul Majid menegaskan kekhawatir  pihaknya akan gerakan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan kelompok itu terutama diwilayah di kecamatan Bayuresmi.

“Kami tidak ingin ditempat tinggal kami, ada apapun bentuknya yang berafiliasi terhadap gerakan ISIS tersebut,  Makanya kami pastikan untuk menolaknya. Alhamdulillah, masyarakat mendukung penolakan ISIS,” ungkapnya.

Menurut Majid, selain terkenal sangat kejam terhadap korbannya, kelompok ISIS juga bertentangan dengan ajaran agama Islam yang lebih mengedepankan kedamaian. Dia pun meminta agar seluruh masyarakat di mana saja, untuk dapat melaporkan adanya kelompok yang mendukung ISIS.

Senada dengan Majid, Camat banyuresmi Ahmad Mawardi menegaskan kegiatan deklarasi penolakan tersebut datang dari warga masyarakatnya di Banyuresmi, sehingga pihaknya sangat mendukung penuh upaya tersebut.

“Bersamaan dengan kegiatan memperingati HUT RI, kami pikir deklarasi penolakan saat ini adalah waktu yang tepat. Semua orang berkumpul dan bersama-sama menyampaikan penolakannya terhadap kelompok terlarang itu,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Garut Rudy Gunawan memastikan, hingga kini pemerintah dan pihak berwajib di Garut belum menemukan adanya kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Rudy juga akan terus mengapresiasi berbagai bentuk aksi penolakan masyarakat terhadap ISIS.

“Alhamdulillah sejauh ini di Garut belum ditemukan adanya kelompok atau gerakan yang mendukung ISIS,. Pola pemikiran ISIS sangat tidak cocok dengan masyarakat Indonesia. Apalagi bertolak belakang dengan ajaran Islam. Tegasnya.***jmb

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang