Gapura Garut ,- Buruknya fasilitas Jalan diseputar kawasan pasar Guntur Ciawitali Garut, Jawa Barat yang tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Garut dalam beberapa tahun terakhir ini, membuat ratusan Pedagang Pasar setempat  mengancam akan membaikot dengan tidak membayar retribusi bulanan.

“Kami tidak akan bayar retribusi kalau jalan belum diperbaiki. Padahal, permintaan perbaikan pasar sudah disampaikan sejak dua tahun yang lalu,” kata Taufik (45) salah seorang pedagang pasar, Selasa (19/8/2014).

Opik menambahkan, pemerintah sampai saat ini belum pernah merespon permintaan pedagang. Ia berharap, ancaman tidak akan membayar retribusi ini akan mengetuk nurani pemerintah untuk memperbaiki jalan di lingkungan pasar.

“Total retribusi yang dibayar para pedagang ke pemerintah per bulan itu totalnya mencapai sekitar Rp50 juta. Kami merasa tidak diperhatikan, dianaktirikan. Kalau pemerintah tidak merespons ini dengan menunjukkan niat baik, September depan kami kompak tak akan bayar retribusinya,” Ancamnya.

Senada dengannya, Hidayat (35), pedagang lainnya mengaku buruknya jalan diperparah dengan saluran air  disekiatar pasar yang juga buruk sehingga saat hujan turun kondisi pasar makin buruk.

Dirinya bersama ratusan pedagang lainnya berharap pemerintah segera menata pasar dan infrastrukturnya untuk kenyamanan pembeli dan pedagang.

“Perbaiki saja jalannya, bukan revitalisasi. Jangan sampai kami membayar retribusi, tapi malah dipakai untuk hal yang tidak seharusnya. Sudah jelas, kontribusi aktivitas pasar ini untuk perputaran perekonomian Garut. Pasar-pasar di setiap kecamatan juga pesannya ke sini,” Pungkasnya.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang