Saylan-intel-kodimytru-300x255 PERISTIWA SOSIAL POLITIK  Lucunyaa...Para Lansia Kota Banjar Ikuti Nikah Massal

Gapura Kota Banjar,–  Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat  kamis (28/8/2014) pagi  menggelar acara nikah massal yang dikuti  delapan pasang Lanjut usia ( Lansia) yang sudah lama menjanda dan menduda yang berasal dari empat kecamatan diwilayah Kota Banjar.

“ini masih dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 69 yang digelar pemerintah kota untuk warganya yang kesulitan melaksanakan pernikahan termasuk bagi yang belum memiliki buku nikah”. Kata H. Kaswad Ketua Panitia Nikah Massal disela-sela kegitan tersebut.

Menurutnya kegiatan nikah massal ini sudah menjadi agenda tahunan dari Pemerintah Kota Banjar utuk menekan pasangan hidup yang belum memiliki buku nikah tetapi sudah hidup serumah.

“Kami menduga masih banyak warga yang sudah hidup berumah tangga sekian lama tapi belum memiliki buku nikah, sehingga diharapkan dengan kegiatan nikah massal ini dapat menjaring pasangan yang demikian”. paparnya.

Bertempat diaula Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Banjar, bertindak sebagai saksi pernikahan kedelapan pasang pengantin tersebut, atas nama permerintak setempat diwakili  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar Fenny Fachrudin bersama Tokoh Masyarakat H. Herman Sutrisno yang juga mantan Walikota Banjar.

Kedua Saksi yang merupakan orang-orang penting di Kota Banjar inipun tidak tidak bisa menyembunyikan senyumnya saat menyaksikan pasangan nikah massal ini bertingkah lucu.

Diantara mereka tidak sungkan-sungkah saling pandang mata, bahkan bercanda dengan saling cubit dengan pasangannya, sehingga menyita perhatian warga yang menyaksikan pernikahan mereka, ruanganpun menjadi riuh karena lucu menyaksikan tingkah masing-masing pasangan nikah massal ini, seperti layaknya pasangan pengantin remaja.

Para peserta atau calon pengantin nikah massal ini sebagian besar sudah lanjut usia dengan uasia  pengantin tertua berumur 60 tahun. Kontan saja saaat mengucapkan Ijab qobul diantara keduanya banyak yang diulang-ulang karena salah, namun  mengundang kelucuan bagi warga yang menyaksikan.

Salah satu orang dari kedelapan pasangan pengantin nikah massal ini,  adalah pasangan Ade Supriatna (60)  dan Isah (45), menurut pengakuan keduanya kisah cinta mereka bersemi saat tengah menggarap padi di sawah mereka, Cinta memang tidak mengenal usia ibarat kata pepatah “Cinta datang dari mata turun kehati, jika sudah saling pandang cintapun terpaut dihati”.

Menurut penuturannya, Ade sang mempelai pria yang berusia 60 tahun ini  sudah kedua kalinya menikah setelah sebelumnya sempat menduda.  Saat mengucapkan Ijab Qabul Ade pun terlihat sangat gugup hingga harus diulang  beberapa kali, karena salah juga mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan.

“Saya gugup aja, meski pernah menikah juga karena pernikahan kali ini lebih istimewa, alhamdulillah saya senang pokoknya bisa nikah lagi”. Ungkapnya ***Hermanto

Liputan GapuraTV

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang