RSUD Ciamis

RSUD Ciamis

Gapura Ciamis ,- Para tenaga medis yang biasa bertugas di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mendadak mogok kerja. Aksi mogok pegawai RSUD tersebut diduga kuat dipicu rotasi yang dilakukan oleh pimpinan mereka dilingkungan kerjanya.

Akibat aksi mogok para tenaga medis tersebut, sejumlah pasien yang datang ke IGD dibiarkan terlantar. Kekecewaanpun tampak terlihat diraut wajah warga yang membutuhkan pelayanan medis di IGD tersebut.

Beberapa pasien yang terlanjur berada di ruangan IGD tampak mondar mandir harus membawa labu infusan saat kekamar kecil tanpa didampingi tenaga medis.

Selain itu, ada pasien yang sudah hampir semalam berada di ruangan IGD juga belum maksimal mendapatkan perawatan medis bahkan belum juga mendapatkan ruangan perawatan karena aksi mogok para pegawai IGD terebut berlangsung hingga beberapa jam.

“Kami sudah semalam disini belum mendapatkan ruang perawatan untuk anak saya”, Kata Dede salah seorang orang tua pasien yang anaknya masuk IGD, Selasa (23/2/2016).

Sementara itu, menurut Eep salah seorang tenaga medis IGD RSUD Ciamis mengatakan pihaknya memang dihadapkan pada situasi yang memaksa disatu sisi harus meningkatkan mutu pelayanan, namun disisi lainnya kepentingan sepihak pimpinan telah bersikap otoriter.

“Mudah-mudahan saja pihaknya pimpinan RSUD Ciamis melalui bagian keperawatan dapat melakukan musyawarah terkait rotasi (mutasi) dilingkup kerjanya agar tetap kondusif”, Ungkapnya.

Eep menegaskan sejauh ini keberadaan tenaga medis di IGD telah menjadi ujung tombak untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang paling awal dan bersifat darurat.

“jika asprirasi kami tetap tidak didengar kami juga terpaksa akan kembali melakukan aksi mogok kerja ini”, Tandasnya.***Dedi Kuswandi

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com