gambar ilustrasi

gambar ilustrasi

Gapura Garut ,– Warga Kabupaten Garut tiba-tiba dikejutkan dengan guncangan Gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) yang secara merata dirasakan warga di beberapa wilayah Kabupaten Garut. Meski tidak berlangsung lama, getaran gempa yang terjadi cukup kuat.

Di Kecamatan Tarogong Kidul, sejumlah warga merasakan getaran gempa yang terjadi sekitar pukul 21.45 WIB ini cukup kencang.

“Getarannya cukup kuat memang hanya beberapa detik saja, tadi saya kaget dan langsung keluar rumah karena takut”, Kata Nanang Suryadi (32) salah seorang warga di Kompleks Intan Regency, Rabu (6/4/2016).

Selain Nanang sejumlah warga lainnya juga mengemukakan nada yang sama jika merasakan guncangan cukup kuat dan membuat mereka kaget serta berusaha keluar rumah.

Sementara itu, Neni Nuraeni (30), warga Perumahan Buana Putra, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, menuturkan getaran gempa terjadi kurang dari 20 detik.

“Kejadiannya sebentar, tapi goncangannya sangat terasa,” tutur Neni, Rabu (6/4/2016).

Sejumlah warga perumahan yang lain, tambah Neni, berhamburan ke luar rumah. Neni menuturkan sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar perumahan bergoyang akibat gempa tersebut.

“Beberapa penghuni perumahan lain juga keluar rumah. Kami saling bertanya-tanya mengenai gempa yang terjadi,” ujarnya.

Getaran gempa juga dirasakan warga di Kecamatan Samarang. Purnama (32), warga Kampung Lengkong, Desa Lengkong, Kecamatan Samarang, menuturkan gempa yang terjadi membuat barang-barang di rumahnya bergoyang.

“Saat kejadian (gempa), beberapa benda termasuk piala-piala di rumah bergoyang,” ucap Purnama.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa berkekuatan 6,1 SR ini berlokasi di 8.30 LS, 107.32 BT atau 101 km Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Zakaria mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan terkait gempa yang terjadi.

“Kami masih melakukan pengecekan ke seluruh wilayah Garut, untuk mengetahui apakah ada dampak dari gempa itu atau tidak. Misalnya apa ada rumah yang rusak atau tidak, itu sedang dicari infonya,” papar Dadi.

Kepala Kesiapsiagaan Becana BPBD Kabupaten Garut TB Agus Sofyan menambahkan, lokasi gempa berada di samudera yang berada di antara Kecamatan Caringin dan Cisewu. Meski begitu dia menjelaskan gempa itu tidak berpotensi tsunami.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami. Kami sudah memasang alat pendeteksi dini tsunami (Early Warning System) sebanyak delapan unit yang di sebar pada tujuh kecamatan pesisir pantai Garut Selatan,” imbuhnya.***Bro

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com