Gapura Garut ,- Meski telah diberi betonisasi cukup kokoh belum lama ini, kondisi Jalan Cigugur-Singajaya tetap dikeluhkan warga.

Keluhan disampaikan warga menyusul kondisi jalan dibeberapa titik sudah mulai rusak akibat guyuran air hujan karena pembuatan jalan tersebut tak diiringi pembangunan drainase.

Kepala Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya, Saefullah mengatakan, di beberapa bagian jalan tersebut sudah ada yang mengalami kerusakan. Saat terjadi hujan besar, luapan air tumpah ke jalan.

“Kami sangat mengapresiasi pembentonan jalan yang dilakukan bapak  Bupati Garut, Rudy Gunawan. Hanya sayangnya jalan jalan jadi  cepat rusak karena tidak adanya drainase”, Kata Saefulloh baru baru ini.

Selain tak tersedianya drainase, lanjut Saefullah, banyaknya alih fungsi lahan hutan menjadi kebun palawija juga berdampak pada sering terjadi longsoran tanah di sepanjang Jalan Cigugur-Singajaya.

“Jika terus dibiarkan, dalam jangka panjang bisa menyebabkan longsor yang besar. Saat ini pun dampak alih fungsi tersebut sudah sangat dirasakan warga”,ungkapnya.

Saefullah meminta agar Pemkab Garut bisa lebih maksimal dalam menata Jalan Cigugur-Singajaya. Jika perawatannya baik, maka kondisi jalan pun akan awet digunakan.

Sementara itu Mildan (30), warga Singajaya mengatakan jika saat ini kondisi jalan memang sudah bagus dibanding beberapa tahun lalu. Jalan yang telah dibeton itu kini membantu akses warga. Hanya saja warga masih merasa khawati karena seringnya terjadi longsor di beberapa titik.

Mildan berharap Pemkab Garut bisa segera membangun drainase agar jalan tak cepat rusak. Selain itu, Pemkab juga harus memperhatikan alih fungsi lahan yang terjadi di sepanjang Banjarwangi dan Singajaya.***Irwan Rudiawan

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com