ciamis-dedi-air-liur-lebah-liar-dan-mematikan-sembuhkan-penyakit-mata-4-_pengemasan-madu-lebah-asli-dan-kembali-untuk-jualan_-002_0001-300x225 RAGAM  Madu Lebah Liar Dapat Mengobati Penyakit Mata

Madu lebah liar, dapat sembuhkan penyakit mata, foto Dedi Kuswandi

Gapura Ciamis ,-  Keseriusan dalam menggeluti sebuah profesi akhirnya membuahkan hasil meski pelan tai pasti, bagi Utang(40), seorang pria  asal Situraja, Kabupaten Sumedang Jawa Barat ini, kini semakin dikenal banyak orang berkat keuletannya dalam mengelola dan menjual madu lebah asli dari hutan.

Utang  telah memulai  usahanya sejak tahun 1995 lalu, ia sebenarnya hanya meneruskan usaha yang sebelumnya secara turun temurun diwariskan keluarganya. Ayah Utang adalah seorang pedagang madu lebah liar yang biasa keliling dari kampung ke kampung di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis.

Kini usaha jual beli madu lebah asli tersebut diteruskan utang setelah ayahnya tidak mampu lagi berjualan lantaran usia senja yang memaksanya untuk istirahat.

Bagi Utang, usaha yang diturunkan ayahnya tersebut bukan hanya sebatas menjual madu atau sarang lebah akan tetapi ia diwariskan kemampuan bagaimana dapat mengobati gurah mata seperti katarak, rabun jauh dan dekat dengan menggunakan madu lebah hutan asli yang ia peroleh langsung dai sarangnya dihutan.

“Saya memang menjalani pengobatan gurah mata ini sudah bebeapa kali sama pa Utang dan hasilnya alhamdulillah mata saya yang dulu sempat rabun jauh sekarang sudah normal lagi”, Kata Wempy, salah seorang warga yang mengaku menjadi pasien gurah mata oleh Utang dengan madu lebah liar.

Wempy bersama beberapa orang warga dikawasan Ciamis sudah mengakui dan tidak meragukan lagi dengan kemampuan Utang dalam mengobati mata menggunakan madu lebah liar tersebut.

Menurut Utang saat ditemui ketika berjualan madu lebah liar tersebut mengatakan, cara pengobatan untuk menyembuhkan rabun mata cukup dengan meneteskan air liur lebah hutan langsung kemata yang menderita.

“Tinggal diteteskan saja, memang harus beberapa kali minimalnya seminggu dua kali, insya alloh pengliatan yang semula rabun jauh atau rabun dekat akan normal kembali”, Kata Utang menirukan cara pengobatan dengan air liur lebah hutan tersebut.

Berdasarkan pengalamannya, lanjut Utang selama pengobatan dengan menggunakan air liur lebah atau madu lebah tersebut sama sekali tidak pernah ada efek samping bahkan ada beberapa pasiennya langsung merasakan khasiatnya pada saat itu juga.

Sementara itu untuk memperoleh madu lebah liar jenis odeng, Utang mengaku mendapatkannya  langsung dari sarangnya yang berada dihutan atau pegunungan.

“Kalau lagi susah mencari madu lebah dihutan biasanya membeli lagi dari lebah yang diternakan warga disekitar perkebunan “, Ungkapnya.

Biasanya kata Utang dari  satu sarang lebah dirinya hanya  mendapatkan empat  botol madu bahkan bisa kurang.

“paling jadi empat botol dari satu sarang lebah itu, dan madunya saya langsung jual atau untuk digunakan gurah mata bagi pasien penderita sakit mata seperti katarak, rabun dan sejenisnya”, Tuturnya.

Selain menjual madu lebah, Utang juga mahir mengobati berbagai penyakit dengan cara sengat langsung oleh lebah pada bagian yang sakit.

“biasanya pengobatan sengat lebah ini, khusus bagi beberapa penderita penyakit yang basa diterapi dengan akupuntur biasa diganti dengan terapi sengat lebah dibagian yang sakit, asalkan pasienya tidak memiliki alergi saja”, Paparnya.***Dedi Kuswandi

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Penginapan di Garut Pesan Sekarang