Gapura Garut,- Anggota Komisi D DPRD Garut, Ahab Sihabudin berharap seluruh komponen masyarakat dapat secara intensif mengawasi kinerja eksekutif dan legislatif untuk menjaga kondusitifitas atau kekompakan diantara eksekutif dan legislatif itu sendiri dalam mengambil kebijakan daerah.

Menurutnya, antara eksekutif dan legislatif kerap terjadi konflik atau ketidaksepahaman dalam mengambil kebijakan-kebijakan strategis khususnya terkait kebijakan anggaran atau aplikasi program-program pembangunan daerah.

“Sehingga untuk keseimbangan antara Dewan dan Pemerintah memang diperlukan pengawasan atau kontrol dari masyarakat itu sendiri”. Kata Ahab Selasa (11/11/2014).

Ahab menambahkan, pengawasan ini penting agar antara Dewan dengan Pemerintah menghindari terjadinya kesepakatan tawar menawar dalam memutuskan kebijakan strategis.

“Ini bisa menjadi penyalahgunaan wewenang, jika dijadikan ajang untuk memetik keuntungan pribadi dan golongan bukan berdasarkan pada kemaslahatan Rakyat”. Imbuhnya.

Ahab juga tidak menampik jika dalam hal komunikasi antara eksekutif dan legislatif merupakan ranah cukup rawan terjadinya penyalahgunaan terlebih lagi masih banyak anggota DPRD yang mencuri-curi kesempatan dengan melakukan kesepakatan bahkan tidak sedikit yang bernada mengancam terhadap institusi tertentu.

“Misalnya terkait bagi bagi-bagi kue program proyek yang dialokasikan dimasing masing  dinas tertentu dalam ruang lingkupnya”.Pungkasnya.***Irwan Rudiawan

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang