Diky saat berada di Car free Day jl. HZ Musthofa Pusat Kota Tasik, foto Istimewa

Diky saat berada di Car free Day jl. HZ Musthofa Pusat Kota Tasik, foto Istimewa

Gapura Kota Tasikmalaya ,- Peta politik Kota Tasikmalaya jelang Pilkada 2017 mendatang kini semakin dinamis dan mulai menunjukan perubahan yang menarik terkait nama-nama yang bakal muncul dipanggung politik memperebutkan kursi Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya yang berjuluk Kota Santrin ini.

Salah satu nama bakal calon Walikota dari kalangan seleberitis yang berdarah ningrat Dalem Sukapura Diky Chandra (AADC), kini semakin mencorong dan mencuri perhatian banyak partai politik yang belum menentukan sikap politik terkait koalisi serta siapa nama yang akan diusungnya.

Setelah santer kabar bakal calon Walikota yang merupakan incumbent Budi Budiman akan berpasangan dengan Muhammad Yusuf dalam paket yang akan diusung PPP degan Golkar, seketika konstalasi politik berubah dan membuat ssejumlah partai politik lainnya harus mengatur strategi baru.

Diakui sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya Kepler Sianturi, pihaknya kembali harus meminta rahan DPP PDIP terkait calon yang bakal diusungnya setelah ada keputusan Incumbent akan menggandeng Muhammad Yusuf.

“Kita kembali berkordinasi dengan DPP untuk melaporkan pekembangan politik terbaru”, Kata kepler kepada wartawan, Minggu (17/7/2016).

Menurutnya, hasil kordinasi terbaru dengan pengurus DPP PDIP maka dieroleh arahan untuk kembali melakukan komunikasi dengan calon-calon walikota yang selama ini dinilai sudah layak.

“Kita disarankan berkomunikasi dengan kandidat yang lain seperti Diky Chandra dan incumbent Dede Sudrajat. Sebelumnya memang DPP menyarankan kita untuk menggandeng incumben Budi Budiman namun karena sudah memilih pasangan lain maka strategi kita iut berubah”, Tuturnya.

Kepler juga menjanjikan bakal ada kejutan yang menjadi kebijakan partainya dalam mengikuti Pilkada 2017 mendatang.

“Tunggu saja, minggu ini bakal ada kejutan besar”, Ucapnya.

Sementara itu, Balon Walikota Diky Chandra saat dimintai tanggapannya mengaku jika dirinya sejauh ini akan tetap mengikuti dan menghormati partai pengusung yang telah memberinya ruang.

“Saya akan mengusug etika politik yang santun dan mengalir sesuai mekanisme yang berlaku apapun arahan dari parti pengusung akan saya ikuti. Termasuk jika suatu saat partai mengharuskan saya menjalin komunikasi dengan kandidat atau partai lainnya saya akan lakukan”, Ungkapnya, Senin (18/7/2016).

Diky mengaku sampai saat ini dirinya tetap enjoy dengan melakukan komunikasi langsung dengan warga masyarakat dari berbagai lapisan sambil menyerap aspirasi mereka untuk perbaikan kota Tasik kedepan siapapun walikotanya nanti.

“Saya sedang menikmati bersillaturahmi memenuhi undangan beberapa teman dan warga untuk tukar pikiran dan diskusi tanpa membicarakan pemenangan atau strategi dalam menghadapi Pilkada nanti”, Tuturnya santai.

Keseriusan Diky Chandra untuk maju dalam bursa pencalonan walikota Tasikmalaya rupanya mendaptakan sambutan hangat dari kalangan warga setempat. Hal itu dibuktikan dengan antusias warga yang selalu menyambtnya dimanapun dan kapanpun Diky muncul ditengah-tenagh warga.

Seperti saat muncul ditengah-tengah Car Free Day dijantung pusat Kota Tasik hari Minggu (17/7/2016) kemarin, Diky langsung diserbu ratusan warga yang terus mengerubutinya untuk berjabat tangan dan meminta berfoto bersama.***TG

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Buat Kemasan Secara Online di Kemasaja.com