16508332_249314075516817_857765393185469244_n-300x300 SOSIAL POLITIK  Suport Gerakan Anti Money Politik, Diky Chandra Luncurkan Iket dan Cokelat Edisi Khusus

Ini dia penampakan Iket Anti Money Politik dan Cokelat Anti Money Politik yang diluncurkan untuk suport gerakan Anti Money Politik, foto dok

Gapura Kota Tasikmalaya ,- Komitemen pasangan Calon Walikota nomor urut Satu Diky Chandranegara-Denny Romdoni terhadap Money Politik atau Politik Uang sejak awal telah disuarakan dala berbagai kesempatan sosialisasi dan bertemu warga pendukung dan simpatisannya.

Komitemen tersebut terus dijunjung tinggi untuk menghasilkan pemimpin yang bersih dan tidak dibebani beban politik uang yang dibagi-bagikannya untuk membeli suara calon pemilih.

“Kami ingin menang dengan cara-cara yang Ma’ruf jauh dari praktek-praktek kotor yang mengotori proses demokrasi ini,”Kata Diky Chandra terus mengulang-ulang komitmennya dalam berbagai kesempatan.

Diky menyebutkan dirinya tidak semata-mata mengejar kemenangan apalagi jika harus menggunakan cara-cara yang tidak baik karena kemenangan yang diraih dengan cara yang salah akan melahirkan kepemimpinan yang ngawur dan tidak fokus.

“Sekali lagi saya tegaskan jabatan itu bukan untuk diminta apalagi sampai sampai membeli suara warga degan uang itu diharamkan dalam keyakinan agama islam. Saya berpegang teguh terhadap hadist Rosululloh SAW terkait masalah jabatantersebut,”ungkapnya.

Sementara itu sebagai wujud komitemen Diky dalam menolak politik uang ia mensuport gerakan anti money politik yang juga mulai terus disuarakan kalangan warga Kota Tasikmalaya, salah satunya dengan meluncurkan iket khas Tasik yang ia rancang dengan tulisan Anti Money Politik.

Selain itu Diky juga menggandeng produsen cokelat terkemuka untuk memproduksi Cokelat dengan kemasan Anti Money Politik sebagai sarana mengingatkan warga untuk dengan tegas menolak Politik Uang karena memang dilarang oleh aturan dan diharamkan dalam agama Islam.***TGM

Bagaimana Tanggapan Anda ?

Komentar

Desain kemasan online gratis Coba Sekarang